Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang melaksanakan upacara bendera. Upacara ini juga menjadi momen refleksi untuk mengenang peristiwa Gerakan 30 September/PKI (G30S/PKI) yang menjadi sejarah penting bangsa Indonesia dalam mempertahankan ideologi Pancasila.

     Upacara dilaksanakan pada hari Rabu, 1 Oktober 2025, bertempat di lapangan upacara SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang, dan diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, serta para guru dan karyawan sekolah. Upacara dimulai tepat pukul 07.00 WIB, diawali dengan masuknya pemimpin upacara dan pemimpin barisan untuk menyiapkan peserta.

     Upacara terasa sakral dengan adanya suara tabuh mengiringi prosesi pembawa foto pahlawan revolusi oleh petugas upacara. Prosesi ini mengingatkan seluruh peserta akan jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur demi mempertahankan ideologi Pancasila. Pemimpin upacara dipercayakan kepada Ananda Rayka Athaya Al Khalifi (6A).

     Sebagai Pembina upacara, hadir Bapak Sugiyarto, Danramil Semarang Tengah. Dalam amanatnya, beliau memperkenalkan diri sebagai anggota TNI yang telah bertugas sejak tahun 1995, pada masa di mana situasi negara masih terasa genting pasca reformasi.

     “Saya sangat terharu melihat prosesi upacara hari ini. Adik-adik membawa foto para pahlawan revolusi, dan itu bukan sekadar simbol, tapi bukti kita tidak melupakan perjuangan mereka,” ujar Bapak Sugiyarto.

     Beliau juga mengingatkan tentang bahaya ideologi komunis yang pernah ingin menggantikan Pancasila. Ideologi yang tidak mengenal Tuhan dan bertentangan dengan nilai-nilai bangsa. Beliau menegaskan pentingnya menjaga persatuan, serta menghindari segala bentuk perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

     “Adik-adik harus saling tolong-menolong, tidak boleh ada yang ingin menang sendiri. Kita berasal dari berbagai suku dan pulau, maka persatuan harus terus dijaga sejak dini. Contohnya adik-adik tebagi menjadi beberapa kelas berbeda, namun kalian tetap 1 sekolah harus menjaga persatuan.” tambahnya.

     Upacara yang berlangsung hingga pukul 08.30 WIB ini ditutup dengan sesi foto bersama antara siswa, guru, dan pembina upacara. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata pendidikan karakter dan nasionalisme yang diterapkan sejak dini di SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang.

     Dengan pelaksanaan upacara ini, diharapkan seluruh siswa semakin memahami arti penting Pancasila sebagai dasar negara, serta mampu mengaplikasikan nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *