

Kegiatan In House Training (IHT) penulisan asesmen di SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 berlangsung dengan menghadirkan Imanuel Tri Suyoto sebagai narasumber. Melalui pelatihan ini, para guru memperoleh penguatan dalam penyusunan asesmen yang logis, kritis, dan sesuai kaidah Kurikulum sekaligus praktik langsung menulis soal yang berkualitas. Kegiatan ini menjadi langkah nyata sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru demi terciptanya pembelajaran yang lebih bermakna dan berdampak positif bagi hasil belajar peserta didik.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan guru dalam menyusun asesmen yang tepat, SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) Pelatihan Penulisan Asesmen pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan berlangsung pukul 13.00–15.00 WIB bertempat di ruang kelas 2A dan 2B SD Hj. Isriati Baiturrahman 1.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh bapak dan ibu guru, menghadirkan narasumber kompeten di bidang literasi dan penyusunan asesmen, yaitu Imanuel Tri Suyoto. Beliau seorang pegiat literasi, perakit ujian siswa SD Jawa Tengah, sekaligus Koordinator Penulis Pena Guru. Beliau juga dikenal sebagai penulis berbagai buku literasi dan memiliki keahlian dalam pendidikan sastra Jawa serta Bahasa Indonesia dengan beragam pengalaman profesi di dunia pendidikan.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Sekolah Dr. Sri Lestari, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pelatihan asesmen bagi guru sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Beliau juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan In House Training (IHT) penulisan asesmen yang diikuti seluruh guru. Ibu Tari menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya sekolah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun asesmen yang berkualitas.
Pada sesi pelatihan, para guru mendapatkan pemahaman mengenai kaidah penulisan soal yang baik, seperti kesesuaian dengan indikator kompetensi, penggunaan bahasa Indonesia yang tepat, hingga penyusunan pilihan jawaban yang jelas dan tidak membingungkan. Setelah materi selesai, bapak dan ibu guru melaksanakan praktik langsung menulis soal asesmen secara interaktif. Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama mengenai manfaat pelatihan, dilanjutkan bacaan hamdalah dan foto bersama.
Melalui kegiatan IHT ini, diharapkan seluruh guru SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 semakin memahami asesmen, mampu membedakan asesmen formatif dan sumatif, serta dapat merancang dan melaksanakan asesmen secara tepat sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan hasil belajar siswa.




0 Comments