
Sejak tahun 2008, Kementerian Pendidikan telah rutin mengadakan ajang seni dan budaya untuk siswa SD, SMP, SMA, dan siswa berkebutuhan khusus. Awalnya bernama Jambore Seni Siswa Nasional (2004), acara ini kemudian berubah nama menjadi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Mulai tahun 2025, namanya berubah lagi menjadi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
Tujuan FLS3N adalah untuk mencari dan mengembangkan bakat seni dan sastra siswa di seluruh Indonesia. Selain itu, acara ini juga mendukung program besar pemerintah dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia agar siap bersaing di tingkat nasional dan internasional. Dengan adanya FLS3N, diharapkan siswa Indonesia bisa lebih semangat berkarya di bidang seni dan sastra, serta ikut berkontribusi dalam membangun masa depan bangsa.
Semarang, 27 Mei 2025 — Semangat dan antusiasme siswa-siswi sekolah dasar dari Kecamatan Semarang Tengah terlihat jelas pada pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2025. Kegiatan bergengsi tahunan ini diselenggarakan oleh Koordinator Satuan Pendidikan (Korsatpen) Semarang Tengah dan dilaksanakan pada hari Selasa, 27 Mei 2025, bertempat di SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang, yang beralamat di Jl. Pandanaran No. 126, Kelurahan Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang.
Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB, diawali dengan pendaftaran ulang para peserta yang langsung disambut ramah oleh panitia. Setelah seluruh peserta terdata, acara dilanjutkan dengan upacara pembukaan yang berlangsung meriah di Ballroom SD Hj. Isriati Baiturrahman 1. Suasana semakin semarak ketika seluruh peserta dan pendamping berkumpul bersama, menandakan dimulainya ajang pencarian bakat seni tingkat kecamatan ini.
Tahun ini, FLS3N menampilkan tujuh cabang lomba yang mengasah kreativitas dan potensi siswa dalam bidang seni, yaitu:
- Karya Seni Kriya
- Menulis Cerita
- Pantomim
- Menyanyi
- Menggambar
- Dongeng
- Tari
Setiap cabang lomba diikuti oleh perwakilan siswa-siswi terbaik dari berbagai SD di wilayah Semarang Tengah. Mereka menunjukkan bakat dan usaha terbaiknya demi meraih prestasi dan membawa nama baik sekolah masing-masing.
Melalui FLS3N ini, diharapkan para peserta tidak hanya berlomba untuk menang, tetapi juga mampu belajar menghargai seni, meningkatkan kepercayaan diri, dan mempererat tali persaudaraan antar siswa. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa seni adalah bagian penting dari pendidikan, yang tidak hanya membentuk karakter tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa.



0 Comments