Semarang, 23 Juli 2025 – Semangat dan keceriaan memenuhi halaman SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional 2025. Dengan mengusung semangat kebersamaan dan penghargaan terhadap potensi anak-anak, acara ini diikuti oleh seluruh Bapak/Ibu guru dan siswa kelas 1 hingga 6, dengan total 600 peserta.

      Tepat pukul 07.00 WIB, acara dibuka dengan sambutan Kepala Sekolah, Ibu Sri Lestari, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan agar seluruh siswa senantiasa menggapai cita-cita setinggi mungkin, dengan tetap menjaga dan mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

      Setelah sambutan, suasana khusyuk terasa saat seluruh peserta mengikuti doa pagi bersama yang dibacakan dalam tiga bahasa: Arab, Indonesia, dan Inggris, sebagai wujud pembiasaan nilai religius dan wawasan global sejak dini.

      Kegiatan pun semakin semarak dengan pelaksanaan senam bersama “Anak Indonesia Hebat” yang kemudian dilanjutkan dengan “Sekolah Jujur Sekolah Saya (SJSS)”. Seluruh peserta dengan penuh antusiasme mengikuti instruktur senam, mencerminkan semangat dalam mengikuti proses pembelajaran dan menjunjung tinggi nilai kejujuran di lingkungan sekolah.

       Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Ikrar ini menjadi pengingat bahwa pembentukan karakter siswa di sekolah dasar mencerminkan nilai-nilai positif dan pembiasaan perilaku baik dalam kehidupan sehari-hari anak-anak Indonesia, yang harus dibentuk dengan kebiasaan positif sejak usia dini.

      Salah satu bagian yang paling menghibur dan dinanti adalah penampilan vokal ananda Rumi dan Thalita bersama teman-teman, yang menyuguhkan pertunjukan penuh semangat. Suasana semakin meriah dengan penampilan dari siswa-siswi kelas 1 baru, yang tampil tiap kelas dengan percaya diri, menampilkan bakat dan keberanian mereka sebagai bagian dari keluarga besar Isriati. Acara ditutup dengan foto bersama seluruh peserta

     Hari Anak Nasional 2025 ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga pernyataan bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, belajar, dan berbahagia. Anak-anak adalah pelukis masa depan, mari berikan mereka kanvas terbaik untuk berkarya.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *