Sosialisasi mengenai SJSS (Sekolah Jujur Sekolah Saya) terus dilakukan secara intensif. Langkah ini sangat penting untuk menghilangkan praktik korupsi dan gratifikasi di seluruh elemen pendidikan. Sosialisasi dan penyuluhanpun telah digencarkan agar masyarakat memahami dampak negatif dari korupsi dan gratifikasi, serta menanamkan nilai kejujuran pada peserta didik sebagai bekal yang harus dimiliki.

     SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang telah mengimplementasikan program dari Pemerintah Kota Semarang sebagai langkah untuk memberantas praktik korupsi dan gratifikasi di lingkungan pendidikan. Program tersebut dikenal dengan nama Sekolah Jujur Sekolah Saya (SJSS), dengan disahkan penandatanganan Surat Keputusan Pilot Projek SJSS oleh Wali Kota Semarang tahun 2023 yang telah berjalan selama kurang lebih 1,5 tahun. Hal ini menjadikan SD Hj. Isriati menjadi zona integritas yang wajib menanamkan 9 nilai kejujuran sebagai komitmennya.  

        Berdasar Penjelasan Pasal 12B UU 20 Tahun 2001 & Peraturan KPK Nomor 2 Tahun 2019, gratifikasi adalah pemberian dalam arti luas. Pemberian, meliputi uang, rabat (diskon), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya. Gratifikasi tersebut baik yang diterima di dalam negeri maupun di luar negeri dan yang dilakukan dengan menggunakan sarana elektronik atau tanpa sarana elektronik

     Berangkat dari hal ini SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang mengikuti lomba yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kota Semarang dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025. Serangkaian lomba ini berjalan mulai tanggal  27 Maret 2025 hingga pengumuman Juara 5 Mei 2025. Penilaian meliputi input data dan verifikasi berkas, kunjungan ke sekolah, serta pemaparan Tim UPG.

     Lomba Inovasi UPG ini merupakan pengembangan tindak lanjut adanya program SJSS di mana sekolah harus melaporkan bila ada pemberian dengan maksud tertentu yang merupakan tindak suap atau gratifikasi. 

     Diawali dengan sosialisasi dari Dinas Pendidikan mengenai Pendaftaran Lomba UPG ini dan bagaimana proses inputing data melalui link. Sosialisasi webinar pada 26 Maret 2025 mempersilakan sekolah negeri maupun swasta untuk mendaftar dengan mengupload dokumen-dokumen yang diperlukan, hingga paling lambat 18 April 2025 yang kemudian diperpanjang dan ditutup pada tanggal 25 April 2025. 

      SD Hj. Isriati menjadi salah satu sekolah yang memasuki nominasi dalam Lomba Inovasi UPG dan lolos pada tahap administrasi berkas. Penilaian tahap berikutnya bagi SD yang lolos yakni survey langsung ke sekolah yang tidak pasti kapan kunjunganya. Hal ini memang dilakukan dewan juri agar tidak mendapat gratifikasi dari sekolah dan murni hanya menilai unsur UPG apapun yang sudah ada di sekolahan. Verifikasi lapangan evaluasi lomba  dilaksanakan pada Rabu, 30 April 2025. Penilaian ini meliputi verifikasi kecocokan berkas yang telah diupload, wawancara langsung Kepala SD mengenai Pelaksanaan Pengendalian Gratifikasi di sekolah, serta pemeriksaan survey lingkungan sekolah. 

       Para tamu dewan juri diterima di ruang Kepala Sekolah pada pukul 15.00 WIB bersama Ibu Kepala Sekolah, beserta Tim UPG SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang. Proses survey diawali dengan diskusi dan tanya jawab berkaitan kelengkapan berkas dan sejauh mana pelaksanaan pengendalian gratifikasi sendiri. Kemudian dilanjutkan berkeliling sekolah untuk memeriksa kelengkapan instrumen didampingi oleh Duta SJSS.

       Setelah lolos pada tahap administrasi dan survey lokasi, Tim UPG SD Hj. Isriati 1 maju ke Dinas Pendidikan Kota Semarang untuk memaparkan materi yang merupakan babak final dari perlombaan ini. Sebanyak 6 SD dan 6 SMP diambil masing-masing 3 juara dan 3 juara harapan yang diumumkan keesokan harinya. Dan alhamdulillah SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang meraih Juara Pertama dalam ajang Lomba Inovasi Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Kota Semarang 2025.  

PERAIHAN JUARA:

Segenap Keluarga Besar SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang mengucapkan:

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

Semoga peraihan ini menjadi motivasi semua pihak untuk menjaga bersama semangat kejujuran dan integritas di manapun kita berada. Pencapaian ini merupakan suatu komitmen dalam menanamkan budaya anti gratifikasi dan menciptakan generasi yang jujur sejak dini.

Tentunya hal ini tidak luput dari kerjasama tim dan dukungan dari berbagai pihak. Kami mengucapkan terima kasih banyak atas kerjasama dan dukungan rekan-rekan semua, khususnya kepada tim UPG yang telah mengantarkan SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 SMG meraih hasil terbaik. Tetap bersemangat dalam memberikan inspirasi dan mendorong perubahan positif demi mewujudkan pendidikan yang bersih dan penuh integritas!


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *