Tanpa terasa, kegiatan belajar selama satu semester telah dilalui. Suasana haru dan penuh semangat tampak dalam kegiatan pembagian rapor Semester I Tahun Pelajaran 2025/2026 yang dilaksanakan pada Jum’at, 19 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya pembelajaran semester pertama sekaligus awal untuk menghadapi tantangan di semester berikutnya.

     Seperti kegiatan penerimaan rapor sebelumnya, acara ini tidak hanya sekadar pembagian nilai. Setiap kelas memiliki suasana yang berbeda dan terasa istimewa. Selain menerima rapor, siswa juga menampilkan pentas seni sederhana. Momen ini menjadi ajang kebersamaan yang hangat antara siswa, guru, dan orangtua, sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang erat di lingkungan sekolah.

     Hal yang menarik, sebelum rapor dibagikan, para siswa menampilkan hafalan surah yang telah dipelajari selama satu semester. Penampilan ini menunjukkan hasil pembelajaran non-akademik yang dijalani siswa serta menjadi kebanggaan bagi para orangtua. Walaupun tingkat hafalan berbeda antara kelas bawah dan kelas atas, tujuan kegiatan ini tetap sama, yaitu memperlihatkan perkembangan spiritual, sikap, dan rasa percaya diri anak.

Rapor yang dibagikan memuat beberapa aspek penilaian, yaitu:

  1. Nilai mata pelajaran kurikulum nasional, termasuk tambahan mata pelajaran baru berupa koding sebagai bekal keterampilan di era modern.
  2. Nilai Takhasus, yang meliputi kemampuan mengaji, hafalan surah, Bahasa Inggris, serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

     Pada pembagian rapor kali ini, sekolah juga mendukung Gerakan Ayah Mengambil Rapor yang digaungkan oleh Taj Yasin Maimoen Wakil Gubernur Jawa Tengah. Beliau turut menghadiri penerimaan raport buah hatinya di sekoloah. Melalui gerakan ini, para ayah diharapkan hadir secara langsung untuk mengambil rapor dan berdiskusi dengan wali kelas. Kehadiran ayah menjadi bentuk dukungan dan perhatian nyata terhadap pendidikan anak, sekaligus memperkuat peran keluarga dalam proses belajar.

     Melalui pertemuan langsung dengan wali kelas, baik ayah maupun ibu dapat mengetahui kebiasaan belajar anak, potensi yang bisa dikembangkan, serta tantangan yang dihadapi siswa di rumah maupun di sekolah. Komunikasi yang terjalin ini menjadi wujud kerja sama yang baik antara sekolah dan orangtua demi perkembangan anak yang optimal.

     Semoga kegiatan penerimaan rapor ini tidak hanya menjadi penutup pembelajaran semester pertama, tetapi juga menjadi awal semangat baru, harapan baru, dan langkah yang lebih baik bagi seluruh siswa untuk meraih prestasi yang lebih gemilang di Semester II mendatang.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *