SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang turut menyemarakkan pembukaan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang dipusatkan di Provinsi Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang. Momen ini diabadikan juga sebagai pemecahan Rekor MURI menyanyikan Mars MTQ terbanyak.

    Kegiatan Pancaran Ilahi Gema MTQ XXXI dilaksanakan secara luring dan daring, dengan pusat kegiatan berada di kawasan Simpang Lima, Semarang. Kegiatan luring berlangsung di kawasan sekitar panggung utama Simpang Lima, sementara satuan pendidikan dari berbagai daerah mengikuti rangkaian kegiatan secara daring melalui platform Zoom Meeting.

    SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 mengikuti kegiatan bersama seluruh guru, pegawai, dan siswa. Warga sekolah berkumpul di tangga Masjid Raya Baiturrahman. Dari lokasi tersebut, warga sekolah dapat mengikuti rangkaian acara melalui Zoom Meeting sekaligus menyaksikan secara langsung suasana kegiatan yang berlangsung di Simpang Lima pada Sabtu, 12 September 2026, mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.

     Sebelum memasuki acara inti, Kepala SD Hj. Isriati Baiturrahman 1, Dr. Sri Lestari, S.Pd., M.Pd., menyampaikan pesan kepada seluruh warga sekolah mengenai makna kehadiran pada pembukaan MTQ ini. Ia mengajak warga sekolah mengingat kembali sejarah penyelenggaraan MTQ di Jawa Tengah pada masa lalu.

     Dalam pesannya, Sri Lestari mengisahkan bahwa pada tahun 1979, Jawa Tengah pernah menjadi saksi sejarah penyelenggaraan MTQ Nasional XI. Saat itu, pembukaan MTQ dihadiri masyarakat dalam jumlah besar hingga alun-alun dan lapangan Simpang Lima dipenuhi warga.

     “Nah, sejarah indah itu akan terulang lagi. Tahun ini MTQ Nasional ke-XXXI hadir di rumah kita sendiri, di Kota Semarang tercinta.”

     Sri Lestari juga mengajak para orang tua untuk membawa anak-anak menyaksikan secara langsung rangkaian MTQ Nasional XXXI. Ia menyampaikan bahwa kehadiran tersebut dapat menjadi pengalaman bagi anak-anak untuk melihat masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dalam sebuah perhelatan nasional.

     “Bagaimana ribuan orang dari 38 provinsi dari Sabang sampai Merauke berkumpul membawa Al-Qur’an. Biarkan mereka dengar lantunan ayat suci menggema di sekeliling sekolah kita.”

     Memasuki acara inti pada pukul 18.00 WIB, rangkaian kegiatan diawali dengan hiburan dan pengenalan kafilah peserta dari berbagai daerah. Memasuki acara inti pada pukul 20.00 WIB yakni menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars MTQ terbanyak sebagai pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Momen tersebut menjadikan suasana sakral diikuti secara serempak oleh sekolah-sekolah di berbagai daerah di Indonesia yang terhubung melalui Zoom Meeting dan luring di sekitar Simpang Lima.

     Dari tangga Masjid Raya Baiturrahman, seluruh guru, pegawai, dan siswa SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 turut mengikuti kedua lagu tersebut dengan menghadap langsung ke panggung utama di Simpang Lima menghadirkan suasana yang menyatukan kehadiran luring di lokasi dengan partisipasi daring melalui Zoom Meeting.

     Kebersamaan warga sekolah di tangga Masjid Raya Baiturrahman Jateng menjadi bagian dari pengalaman bersejarah yang mungkin hanya terjadi sekali dalam menyambut dan menyemarakkan MTQ Nasional yang hadir di Kota Semarang.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *