
Jum’at, 03 April 2026 pukul 08.30 WIB, keluarga besar SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang menggelar acara Halal Bihalal yang bertempat di Aroem Hotel Semarang. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus yayasan, komite sekolah, bapak dan ibu guru serta karyawan baik yang masih aktif maupun yang telah purna tugas, serta para alumni yang tergabung dalam panitia Reuni Akbar.
Acara diawali dengan pembukaan dengan bacaan basmalah, dilanjutkan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Riklan, S.Pd., menambah suasana religius dan penuh ketenangan.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Dr. Sri Lestari, S.Pd., M.Pd. menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menjelaskan bahwa halal bihalal memiliki makna mendalam, yaitu saling mengesahkan dan memaafkan. Tradisi ini memiliki akar sejarah yang kuat sejak masa Pangeran Mangkunegara yang mengumpulkan para abdi dalem untuk saling memaafkan. Beliau juga menekankan bahwa kegiatan ini menjadi ajang rekonsiliasi untuk memperkuat kebersamaan dalam mengembangkan yayasan khususnya SD Isriati 1. Empati dan kasih sayang sebagai makhluk Allah menjadi nilai utama yang sejalan dengan visi dan misi sekolah.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Komite, Ibu Dwi Astutik. Beliau mewakili seluruh tim komite menyampaikan permohonan maaf serta harapan agar ke depan kerja sama antara sekolah dan komite semakin solid demi kemajuan sekolah dalam mencetak generasi cerdas dan berakhlakul karimah.
Suasana semakin hangat dengan sambutan dari Ketua Panitia Reuni Akbar, dr. Harancang Pandih Kahayana, Sp.A, alumni lulusan tahun 1997 angkatan ke-7. Beliau memohon doa dan dukungan untuk rencana penyelenggaraan Reuni Akbar hingga angkatan ke-25. Reuni ini diharapkan menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah, melepas rindu, sekaligus membuka peluang silaturahmi yang dapat menjadi pintu rezeki. Ia juga mengenang jasa para guru yang telah mendidiknya dengan penuh kesabaran dan kebaikan.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Ketua Umum YPKPI Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah, KH. Dr. Ahmad Darodji, M.Si. Beliau menegaskan pentingnya halal bihalal sebagai sarana mendekatkan hubungan antar sesama. Ia juga menyampaikan keprihatinan terhadap fenomena kriminalisasi guru, mengingat peran guru sangat penting dalam mendidik karakter anak. Menurut beliau, kedekatan antara guru, orang tua, dan siswa harus dijaga tanpa adanya sekat, demi terciptanya lingkungan pendidikan yang harmonis.
Acara ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan sesi foto bersama. Momen kemudian berlanjut dengan salam-salaman, saling memaafkan, dan mempererat hubungan kekeluargaan di antara seluruh peserta.
Kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta membangun sinergi demi kemajuan bersama.









0 Comments